Cara Mengobati Sisik Nanas pada Ikan Cupang

Memiliki ikan hias memang merupakan sesuatu yang sangatlah menarik. Tentunya ada beberapa dari Anda hobi melakukan hal tersebut. Salah satu ikan yang banyak digunakan sebagai ikan hias dan dipelihara yaitu ikan cupang.

Ikan ini memang memiliki bentuk yang sangat indah dengan ukurannya yang terbilang kecil. Namun tidak dapat dipungkiri, terkadang muncul beberapa gangguan atau masalah pada ikan cupang. Seperti contohnya sisik nanas pada ikan cupang ataupun ikan yang mengalami kembung.

Bagaimana Cara Mengobati Sirip Nanas pada Ikan Cupang?

Dengan Memberikan Obat Anti Bakteri

Langkah yang paling sesuai dan tepat saat Anda menemukan ikan cupang yang sedang sakit yaitu dengan memberikan mereka obat. Cara ini adalah satu-satunya yang memang sangat dianjurkan sebagai langkah perlakuan tepat untuk menyembuhkan ikan cupang Anda. Anda nantinya dapat memberikan antibakteri tersebut pada ikan cupang yang tengah menderita sakit sisik nanas.

Caranya terbilang mudah saja, yaitu dengan Anda memasukkan tablet anti bakteri pada seperempat gelas air, kemudian diaduk hingga akhirnya obat tersebut hancur. Namun pastikan obat tidak sampai larut di dalam air. Setelah itu Anda bisa menuangkannya ke dalam wadah atau akuarium tempat ikan cupang Anda berada. Namun perlu diketahui selama pemberian obat ini usahakan ikan cupang tidak diberi pakan untuk sementara waktu.

Memberikan Nutrisi yang Cukup

Cara selanjutnya yaitu dengan Anda memberikan nutrisi yang cukup. Ketika ikan cupang Anda mengalami sisik nanas ataupun kembung, maka tidak cukup di sini hanya memberikan obat ikan kembung saja, melainkan Anda juga perlu memberikan nutrisi yang baik. Dengan begitu nantinya ikan Anda bisa lebih tahan terhadap penyakit.

Memberikan Garam Ikan

Cara yang terakhir yang bisa dilakukan untuk menyembuhkan masalah sisik nanas pada ikan cupang yaitu dengan Anda mencampurkan larutan garam pada akuarium. Lakukan pengobatan tersebut pada ikan cupang setidaknya selama 1 minggu atau 7 hari. Setelah itu Anda bisa melihat hasilnya apakah ikan yang Anda rawat ini mulai membaik atau tidak. Jika sudah mulai membaik maka Anda bisa menghentikan perlakuan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.