var id = "842a7fe6af934b848268c775b4bddb0db3d1c0a4"; ?php body_class(); ?>>
(123)456 7890 [email protected]

Dua Bersaudara Dihukum Mati 3 Polisi & Seorang Warga Tewas Saat Bentrok Rebutan Sawah di Vietnam

Dua Bersaudara Dihukum Mati 3 Polisi & Seorang Warga Tewas Saat Bentrok Rebutan Sawah di Vietnam

Dua bersaudara, Le Dinh Chuc (40) dan Le Dinh Cong (56), divonis hukuman mati oleh Pengadilan Vietnam pada Senin (14/9/2020). Keduanya terlibat sengketa lahan berujung maut hingga menewaskan 3 polisi dan seorang warga desa. Diketahui warga komune Dong Tam di pinggiran Kota Hanoi selama bertahun tahun bentrok dengan pihak berwenang, menuduh militer merebut sawah mereka secara ilegal untuk dijadikan bandara.

Pada Januari para petugas berusaha mendirikan pagar pembatas, tetapi warga desa melawannya dengan "granat, bom bensin, dan pisau," menurut keterangan Kementerian Keamanan Umum Vietnam yang dikutip AFP. Bentrokan itu menewaskan 3 polisi dan seorang lansia bernama Le Dinh Kinh. Warga desa memiliki versi sendiri tentang insiden itu.

Menurut mereka, petugas menyerang Kinh saat tidur karena dia diyakini sebagai pemimpin perlawanan petani. Dua putra Kinh yaitu Le Dinh Chuc (40) dan Le Dinh Cong (56) termasuk di antara 20 an orang yang ditangkap setelah bentrokan. Media pemerintah memberitakan, Pengadilan Hanoi menghukum mati dua bersaudara itu karena membunuh 3 polisi.

Sementara itu 27 orang lainnya dijatuhi hukuman berbeda beda, mulai dari hukuman percobaan 15 bulan hingga penjara seumur hidup. Pengacara Le Luan menyebut persidangan itu "tidak adil". Dia mengatakan, tim pembela mengusulkan ditunda sambil menunggu penyelidikan lebih lanjut atas insiden tersebut.

"Kami tidak setuju dengan putusan yang diberikan pengadilan hari ini; kami bahkan tidak setuju dengan persidangan itu sendiri," katanya kepada AFP. Human Rights Watch juga mengecam hukuman itu, yang menurut mereka dijatuhkan secara "tergesa gesa" oleh pengadilan yang memulai persidangan minggu lalu. "Sidang ini diganggu masalah prosedural serius yang jelas jelas merusak kemungkinan proses yang adil," kata Phil Robertson dari Human Rights Watch.

Sulit memverifikasi versi peristiwa yang dilakukan pihak berwenang, karena negara komunis mengontrol semua media dan penyebaran informasi dengan ketat. Sengketa lahan biasa terjadi di Vietnam, di mana individu dan perusahaan yang berkuasa saling membuat klaim di properti yang direbutkan. Sebelumnya pada 2017 warga Desa Dong Tam menyandera belasan polisi dan pejabat selama beberapa hari di sekitar bandara, karena kebuntuan sengketa lahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *